Petugas Lapas Palangka Raya Kecolongan, Seorang Napi Kabur Saat Kerja Bakti
PALANGKA RAYA – Seorang narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya, Henderikus Yoseph Seran bin Anderias Seran, dilaporkan kabur saat mengikuti kegiatan kerja bakti pada Sabtu siang, 28 Juni 2025.
Insiden pelarian tersebut terjadi sekitar pukul 12.57 WIB, saat para warga binaan sedang melaksanakan kegiatan bersih-bersih di area dalam dan luar lapas.
Menurut keterangan Kepala Lapas, kegiatan kerja bakti dimulai sejak pukul 09.15 WIB dan melibatkan 12 warga binaan di bawah pengawasan petugas.
Situasi semula berjalan kondusif hingga empat narapidana ditugaskan membuang sampah ke area luar lapas, tepat di sisi kanan tembok pengamanan.
Usai membuang sampah, keempat napi tersebut diarahkan kembali ke dalam. Namun, Henderikus berpura-pura hendak buang air kecil dan tak kunjung kembali.
Tiga rekannya langsung digiring kembali ke blok hunian, sementara petugas yang curiga dengan ketidakhadiran Henderikus segera melapor kepada pimpinan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, langsung menginstruksikan penyisiran di sekitar area lapas dan kawasan hutan terdekat.
Kejadian tersebut dilaporkan kepada Kepala Lapas dan diteruskan ke Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng).
Menanggapi kejadian itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana, segera memerintahkan pembentukan tim khusus untuk mempercepat proses pencarian.
“Sudah kami bentuk tim khusus untuk melakukan pencarian terhadap narapidana yang melarikan diri dan saat ini kami juga sedang intensif melakukan penyisiran di sekitar kawasan hutan yang berdekatan dengan Lapas Palangka Raya,” ujarnya.
Kepala Lapas juga diperintahkan untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan, termasuk Polda Kalimantan Tengah melalui Direktorat Intelijen dan Keamanan Subdit Kamneg, Polresta Palangka Raya, Polsek Bukit Batu, Polsek Takaras, serta Koramil 1016-02 Bukit Batu.
“Kami tidak tinggal diam. Koordinasi dengan TNI dan Polri telah dilakukan untuk memperkuat pencarian. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan bila melihat keberadaan narapidana dimaksud, agar segera melaporkan kepada pihak berwenang,” tegas I Putu Murdiana.
Pihak Lapas Kelas IIA Palangka Raya juga telah memperketat pengawasan dan membatasi pengeluaran narapidana untuk kegiatan di luar blok hunian.
Hingga kini, pencarian terhadap Henderikus masih terus dilakukan bersama pihak berwenang agar yang bersangkutan dapat segera ditemukan dan diamankan kembali.
















Tinggalkan Balasan