Logika Publik

Cerdas Mencerdaskan

Lomba Karya Tulis Cerita Daerah Kalteng 2024: Lahirkan Penulis Berbakat

Foto bersama Lomba Karya Tulis Cerita Daerah Kalimantan Tengah Tahun 2024 di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi, Selasa 22 Oktober 2024. (Foto: MMC Kalteng)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispursip) menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Cerita Daerah Kalimantan Tengah Tahun 2024 di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi, Selasa 22 Oktober 2024.

Lomba ini diikuti oleh 38 peserta dari tingkat SMA/SMK/MA se-kota Palangka Raya.

Pelaksana Harian Kepala Dispursip Kalteng, Arthur Mukkun, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas koleksi perpustakaan daerah.

“Kami berusaha menyediakan keragaman koleksi perpustakaan, salah satunya melalui lomba cerita daerah ini,” ujar Arthur.

Ia juga menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menggerakkan masyarakat dan potensi-potensinya untuk kemajuan Bumi Tambun Bungai.

“Harapan kami, lomba ini dapat memupuk aktivitas literasi di kalangan generasi muda, sehingga muncul lebih banyak penulis daerah berbakat yang dapat mengharumkan nama Kalteng di kancah nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Ketua Panitia Penyelenggara, Karlina Batik, dalam laporannya menyatakan bahwa perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, dan informasi.

“Tujuan penyelenggaraan lomba ini adalah untuk mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi individu yang cerdas, kreatif, mandiri, serta bertanggung jawab,” jelas Karlina.

Lomba Karya Tulis Cerita Daerah ini juga merupakan bagian dari pengembangan perpustakaan deposit daerah yang berfokus pada kekhasan dan kekayaan budaya Kalimantan Tengah.

Salah satu juri utama lomba adalah penulis dan akademisi asal Kalteng, Kumpiady Widen.

Capaian yang diharapkan dari lomba ini adalah penerbitan buku koleksi cerita daerah Kalimantan Tengah.

Buku ini nantinya akan diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, sehingga budaya dan kearifan lokal Kalteng dapat diakses oleh masyarakat internasional.

Dengan adanya koleksi buku serah simpan, hasil karya cetak dan rekam yang dikelola oleh Dispursip Kalteng dapat berfungsi sebagai perpustakaan deposit yang mendukung pelestarian dan aksesibilitas budaya daerah.

(Asa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version