Digitalisasi Pendidikan Kalteng Tuai Apresiasi Nasional, Dukung Arah Kebijakan Presiden Prabowo
PALANGKA RAYA – Digitalisasi pendidikan yang sedang digencarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat sorotan dan apresiasi positif dari pemerintah pusat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebut langkah Kalteng sebagai “lebih maju” dibanding daerah lain, bahkan sebelum beberapa program nasional diluncurkan.
Apresiasi tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat menghadiri acara Gebyar Pendidikan Unggul Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Kampus 3. Ia menyatakan, “Digitalisasi pembelajaran di Kalimantan Tengah sangat bermanfaat dalam mewujudkan transparansi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.”
Plt. Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo menjelaskan, upaya digitalisasi di daerahnya sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) No. 7 Tahun 2025 tentang Pemerataan Akses Pendidikan Berkualitas.
“Program ini tidak hanya soal teknologi, tetapi juga peningkatan kualitas SDM secara merata, termasuk di daerah-daerah terpencil,” ungkap Reza baru-baru ini.
Melalui inpres tersebut, seluruh sekolah di Indonesia akan dibekali Interactive Flat Panel (IFP), laptop, dan konten pembelajaran digital dalam waktu satu tahun ke depan. Kalteng termasuk provinsi yang sudah mulai melaksanakan program ini lebih awal.
Reza juga menekankan pentingnya kesiapan teknis dari para pendidik. “Kita tidak hanya membagikan perangkat, tetapi juga memastikan guru mendapat pelatihan dan pendampingan agar pemanfaatan teknologi benar-benar optimal,” jelasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dalam mendorong kemajuan pendidikan dan meningkatkan daya saing generasi muda Kalteng di tingkat nasional dan internasional.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan