Tiga Relawan Dishut Kalteng Terjebak Kepungan Api dan Asap Karhutla, Berlindung di Kolam
PALANGKA RAYA – Upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali memperlihatkan risiko besar yang harus dihadapi para relawan di lapangan.
Tiga relawan Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Tengah bahkan sempat terjebak di tengah kepungan asap tebal dan kobaran api saat melakukan pemadaman karhutla di kawasan Jalan Kerangan, Kota Palangka Raya, Jumat, 4 September 2026.
Situasi yang semakin berbahaya membuat ketiganya harus mencari cara untuk menyelamatkan diri. Mereka kemudian masuk ke sebuah kolam yang masih berisi air untuk menghindari kepungan asap dan api.
Ketua Regu Relawan Dishut Kalteng, Fauzi, mengungkapkan kondisi yang dialami ketiga relawan saat itu.
“Tiga relawan Dishut Kalteng sempat terkurung asap dan api karhutla. Ketiganya menyelamatkan diri ke kolam untuk mendapatkan oksigen sembari menunggu bantuan rekan relawan tiba,” ujar Fauzi.
Video yang beredar memperlihatkan situasi mencekam ketika para relawan berada di tengah kepungan asap. Kolam menjadi tempat perlindungan sementara hingga bantuan dari rekan-rekan relawan tiba.
Ketiga relawan akhirnya berhasil dievakuasi dan dilaporkan dalam kondisi selamat.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bahwa pemadaman karhutla bukan pekerjaan tanpa risiko. Para relawan harus berhadapan langsung dengan api, asap pekat, perubahan arah angin, serta kondisi lahan yang sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan.
Di tengah ancaman karhutla yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah, pencegahan menjadi langkah penting. Sebab, ketika api sudah membesar, bukan hanya hutan dan lahan yang terancam, tetapi juga keselamatan petugas yang berada di garis depan.
Jangan bakar lahan sembarangan. Satu titik api dapat berubah menjadi ancaman besar bagi lingkungan, masyarakat, dan mereka yang harus turun langsung memadamkannya.
(TA)
















Tinggalkan Balasan