Logika Publik

Cerdas Mencerdaskan

Disdik Kalteng Fasilitasi Data SPPG Lewat Aplikasi Pena Kalteng Dukung Program MBG

Plt Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo saat diwawancarai awak media. (foto Istimewa)

PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) siap mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dengan menyediakan data dan peta lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui aplikasi Pena Kalteng.

Plt Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan bahwa aplikasi tersebut berisi data sebaran sekolah dan jumlah siswa di seluruh Kalteng.

“Kita fasilitasi. Data sudah kita siapkan. Kita sudah siapkan aplikasi Pena Kalteng, di situ kelihatan titik sebaran sekolah, satuan pendidikan yang ada di Kalteng, termasuk jumlah siswa atau peserta didik sudah jelas di aplikasi Pena Kalteng,” ujar Reza usai meninjau dapur SPPG MBG Presisi milik Polda Kalteng, Senin 7 Juli 2025

Menurutnya, dapur SPPG di Polda sudah berdiri, namun instalasi di dalamnya masih dalam proses penyelesaian.

“Di Polda sudah ada peninjauan, sudah terbangun, dan beberapa waktu lalu juga dikunjungi oleh Pak Gubernur untuk peletakan batu pertama. Hari ini bangunannya sudah jadi, cuma instalasi di dalamnya masih belum,” jelasnya.

Reza menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah titik pembangunan SPPG lain yang masih dalam tahap perencanaan. Koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dilakukan agar pembangunan tidak tumpang tindih.

“Tapi kita apresiasi atas dukungan oleh Polda Kalteng dalam rangka menyukseskan program Bapak Presiden. Untuk Provinsi Kalteng, kita sudah menyiapkan titik-titik SPPG, cuma sedang perencanaan untuk pembangunannya. Jangan sampai pembangunan ini tidak terkoordinasi, karena kita sedang koordinasi dengan BGN,” ujarnya.

Hingga kini, ada 422 sekolah yang sudah terdata dalam aplikasi, namun Disdik juga terus mengajak sekolah di bawah kementerian lain dan kabupaten/kota untuk turut menginput data.

“Ada 422 sekolah, cuma tetap kita surati lagi. Kayaknya Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah itu di bawah kewenangan Kemenag. Kita minta mereka menginput juga di aplikasi itu. Termasuk yang SD, SMP, TK, PAUD, itu kan di bawah naungan pemerintah kabupaten/kota. Nah, kita minta nanti mereka menginput di Pena Kalteng,” tambahnya.

Reza menegaskan, Disdik hanya bertugas sebagai koordinator pelaksanaan program di daerah.

“Disdik hanya mengkoordinir saja,” pungkasnya.

(jv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini