Rakor Pengendalian Inflasi, Pemprov Kalteng Fokus pada Stabilitas Harga Pangan
PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, di Ruang Rapat Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Senin 21 Oktober 2024. Rakor ini dipimpin oleh Plt Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir.
Dalam arahannya, Tomsi Tohir meminta seluruh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk segera melakukan intervensi terhadap komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga.
“Kita harus terus waspada dan melakukan antisipasi agar harga-harga tidak melonjak,” tegas Tomsi.
Ia menyebutkan beberapa komoditas seperti bawang merah, telur ayam ras, dan cabai yang mengalami kenaikan harga di beberapa kabupaten/kota, meskipun masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Untuk minyak goreng dan bawang putih, kita perlu antisipasi lebih lanjut dan cek penyebab kenaikan harga,” tambahnya.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Pudji Ismartini, juga menyampaikan laporan terkait Indeks Perkembangan Harga (IPH) di minggu ketiga Oktober 2024.
Beberapa daerah yang mengalami kenaikan IPH di antaranya Kabupaten Bolaang Mongondow sebesar 3,91 persen dan Kabupaten Lima Puluh Kota 1,92 persen.
Sementara itu, Yuas Elko menyampaikan bahwa inflasi di Kalimantan Tengah masih dalam kategori aman, dengan provinsi tersebut berada di peringkat delapan terendah inflasi nasional.
“Indeks Perkembangan Harga kita mengalami penurunan, yang berarti kita sedang mengalami deflasi. Cadangan beras juga masih aman, mencapai 12.362 ton,” ujarnya.
Yuas juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Katingan yang berhasil menekan inflasi dan masuk ke dalam sepuluh kabupaten dengan inflasi terendah secara nasional.
“Saya berharap TPID di seluruh Kalimantan Tengah terus bekerja keras dalam menjaga stabilitas harga, agar Kalimantan Tengah tidak kembali menjadi salah satu provinsi dengan inflasi tertinggi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan