Piala Isen Mulang 2025, Gubernur Tekankan Pentingnya Regenerasi Atlet Tenis Kalteng
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa masa depan olahraga tenis lapangan di Kalteng harus dibangun dari pembinaan atlet muda yang berkelanjutan.
Hal itu ia sampaikan saat membuka Turnamen Tenis Lapangan Piala Isen Mulang se-Kalteng Tahun 2025 di Lapangan Tenis Sanaman Mentikei, Palangka Raya, Jumat, 21 November 2025.
Dalam sambutannya, Agustiar menekankan pentingnya menjadikan turnamen tahunan ini sebagai fondasi regenerasi atlet.
Menurutnya, kompetisi tidak boleh berhenti di level seremonial, tetapi harus menjadi ruang pembinaan yang terukur agar Kalteng mampu menghasilkan atlet yang tampil di pentas lebih tinggi.
“Turnamen ini harus menjadi tempat menempa dan menemukan atlet-atlet baru. Kita ingin lahir bibit muda yang bisa membawa nama Kalimantan Tengah bersaing, bahkan sampai ke tingkat nasional,” ujarnya.
Gubernur menyoroti fakta bahwa tenis merupakan cabang olahraga yang memerlukan pembinaan sejak usia dini. Oleh karena itu, ia mengapresiasi hadirnya berbagai kategori junior dalam turnamen tahun ini, mulai dari usia 10, 12, hingga 16 tahun.
“Kategori junior itu penting banget. Dari sanalah kita bisa melihat potensi masa depan dan memberikan pendampingan yang tepat,” kata Agustiar.
Ia juga menegaskan bahwa kebangkitan tenis lapangan tidak boleh bergantung pada agenda tahunan semata. Pemerintah daerah, klub, komunitas, hingga sekolah-sekolah diminta berperan aktif menciptakan ekosistem latihan yang konsisten.
“Kalau pembinaannya putus-putus, kita bakal kehilangan banyak talenta. Makanya perlu kerja bareng—mulai dari pelatih, orang tua, sampai pemerintah daerah,” tambahnya.
Selain pembinaan atlet, Agustiar juga mendorong turnamen ini menjadi magnet untuk meningkatkan animo masyarakat terhadap olahraga tenis.
Ia berharap atmosfer kompetisi yang sehat akan mendorong lebih banyak anak-anak dan remaja terlibat dalam olahraga ini.
“Turnamen seperti ini bisa memancing minat generasi muda untuk ikut mencoba, ikut latihan, dan akhirnya serius berkarier,” ucapnya.
Dengan jumlah peserta mencapai 375 orang yang tercatat sebagai peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Isen Mulang Gubernur menyatakan optimismenya bahwa tenis lapangan Kalteng sedang berada di jalur pertumbuhan yang positif.
Ia berkomitmen untuk terus mendorong keberlanjutan event seperti Piala Isen Mulang, Piala Gubernur, dan Piala Junior sebagai bagian dari roadmap pengembangan olahraga daerah.
“Kita ingin olahraga tenis makin hidup, makin berkembang, dan makin diminati. Turnamen ini hanyalah awal dari perjalanan panjang pembinaan atlet kita,” tutup Agustiar.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan