Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Pidato Paparkan Visi-Misi Dihadapan DPRD
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo menyampaikan pidato dan memaparkan visi-misi pembangunan Kalteng dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Rabu 5 Februari 2025.
Dalam pidatonya, Agustiar Sabran menegaskan visi kepemimpinannya, yakni “Mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak pada khususnya, serta Kalteng pada umumnya.”
“Dengan menggatang utus (membangun bersama) dengan spirit kearifan lokal dalam bingkai NKRI, menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” kata Agustiar.
Gubernur menjelaskan bahwa visi tersebut dijabarkan dalam lima misi utama, yakni meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) lokal, Meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan prinsip belom bahadat (hidup beradab).
Kemudian menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, membangun infrastruktur yang merata dan berkeadilan dan menciptakan lapangan kerja serta memberdayakan kearifan lokal.
Selain itu, dalam 100 hari kerja pertama, gubernur menyiapkan delapan program prioritas, yaitu, menyelaraskan program ASTACITA Presiden Prabowo Subianto, termasuk program Makan Bergizi Gratis, Lumbung Pangan Nasional, dan pencegahan stunting, sinkronisasi dan efisiensi anggaran.
Kemudian penataan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Kalteng, perencanaan dan pelaksanaan Kartu Huma Betang Sejahtera, yang mencakup bantuan di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian, perikanan, UMKM, serta penyediaan pasar murah menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Selanjutnya penanganan ruas jalan Palangka Raya-Kuala Kurun, peningkatan akses listrik desa dan internet di daerah pedalaman. pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir dengan penguatan sistem deteksi dini.
Gubernur menegaskan bahwa visi dan misi yang telah dirancang tidak hanya menjadi target dalam 100 hari kerja, tetapi juga memerlukan sinergi dengan DPRD dan seluruh elemen masyarakat.
“Saya berharap DPRD dan Pemprov dapat menjalin kerja sama serta kolaborasi yang kuat demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, dalam semangat persatuan Huma Betang dalam bingkai NKRI,” tutup Agustiar.
















Tinggalkan Balasan