Logika Publik

Cerdas Mencerdaskan

Fokus pada SDM, Ketua TP PKK Kalteng Targetkan Stunting Turun ke 18,8 Persen di 2026

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, membacakan sambutan (Foto:ist)

PALANGKA RAYA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, menegaskan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus utama dalam agenda pembangunan daerah. Hal ini bertujuan untuk mencetak generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045 dengan keluarga sebagai fondasi utamanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Aisyah saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu, 29 April 2026.

“Saya menyambut baik pelaksanaan Rakorda ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung program prioritas nasional, sekaligus mewujudkan visi Kalteng Berkah, Kalteng Maju menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Aisyah menjelaskan bahwa tahun 2026 merupakan fase krusial implementasi rencana strategis daerah. “Dalam konteks ini, pembangunan keluarga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas generasi,” tambahnya.

Meski angka prevalensi stunting di Kalteng terus menurun dari 27,4 persen pada 2021 menjadi 22,1 persen pada 2024, ia meminta semua pihak tidak lengah. Target ambisius telah ditetapkan, yakni 20,6 persen pada 2025 dan 18,80 persen pada 2026. “Capaian ini patut disyukuri, namun perlu upaya yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan,” tegas Aisyah.

Untuk mencapai target tersebut, TP PKK memperkuat berbagai program seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) hingga Program Makan Bergizi Gratis. “Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dan memastikan setiap intervensi tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini