Muhammad Ridho Resmi Dilantik Jadi Ketua Bidang OKK DPD Tani Merdeka Indonesia Kotim
SAMPIT – Muhammad Ridho, S.Bns. resmi dilantik sebagai Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa, 21 Juli 2026.
Pelantikan tersebut menjadi awal bagi Muhammad Ridho mengemban tanggung jawab untuk memperkuat kelembagaan organisasi sekaligus membangun kaderisasi yang berkelanjutan demi mendukung kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Sebagai Ketua Bidang OKK, Muhammad Ridho akan memfokuskan program kerja pada penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa, peningkatan kualitas kader, penambahan anggota aktif, serta pembenahan administrasi organisasi agar lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Selain penguatan internal organisasi, Tani Merdeka Indonesia juga akan memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, DPRD, Dinas Pertanian, perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian.
Menurut Muhammad Ridho, organisasi petani harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat tani, bukan hanya menjadi pelengkap dalam pembangunan.
“Petani bukan sekadar objek pembangunan, tetapi merupakan subjek utama dalam mewujudkan kemandirian pangan dan kemajuan daerah. Oleh karena itu, Tani Merdeka Indonesia siap menjadi jembatan komunikasi antara petani dengan pemerintah sehingga setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada masyarakat tani,” katanya.
Ke depan, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kotawaringin Timur menyiapkan sejumlah program prioritas. Mulai dari pendataan dan penguatan keanggotaan petani, pendidikan kepemimpinan kader, pendampingan kelompok tani, hingga mendorong kemudahan akses petani terhadap pembiayaan, teknologi pertanian, pupuk, benih, dan pemasaran hasil panen.
Muhammad Ridho menilai peningkatan kesejahteraan petani tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, ia mengajak pemerintah daerah, DPRD, instansi vertikal, perbankan, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat untuk membangun sinergi dalam memajukan sektor pertanian di Kotawaringin Timur.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan melahirkan program-program nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas, kesejahteraan, serta kemandirian petani.
Di akhir penyampaiannya, Muhammad Ridho mengajak seluruh pengurus dan anggota Tani Merdeka Indonesia menjadikan organisasi sebagai rumah besar perjuangan petani.
“Jabatan ini bukan tentang kedudukan, tetapi tentang pengabdian. Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota Tani Merdeka Indonesia untuk membangun organisasi yang disiplin, berintegritas, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi petani. Mari kita tinggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi. Saya percaya, ketika pemerintah, organisasi, dunia usaha, dan masyarakat bergandengan tangan, maka petani Kotawaringin Timur akan semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Semoga Tani Merdeka Indonesia menjadi rumah besar perjuangan petani dan mitra terpercaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah maupun nasional,” pungkasnya.
(TA)
- berita Kalteng
- Berita Kotim
- Dinas Pertanian
- DPD Tani Merdeka Indonesia
- DPD Tani Merdeka Indonesia Kotawaringin Timur
- kalimantan tengah
- Kalteng
- Kesejahteraan Petani
- Ketahanan Pangan
- Ketua Bidang OKK
- Kotawaringin Timur
- Muhammad Ridho
- Muhammad Ridho S.Bns.
- Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan
- Organisasi Pertanian
- Organisasi Petani
- Pertanian
- Petani Indonesia
- Sampit
- Tani Merdeka Indonesia
















Tinggalkan Balasan