Viral ! Sepasang Sepatu Kadisdik Kalteng untuk Andes Puntaka
Palangka Raya — Sebuah momen penuh kehangatan menyentuh hati warganet Bumi Tambun Bungai, ketika Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, secara spontan memberikan sepatu yang dipakainya kepada seorang siswa SMAN 4 Palangka Raya, Andes Puntaka, Senin (28/4). Aksi tulus tersebut kini ramai diperbincangkan, setelah video kejadian itu viral di media sosial.
Momen itu bermula usai Reza meninjau uji coba pertama pembelajaran hybrid berbasis TV interaktif, program inovatif yang digagas Gubernur H. Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur H. Edy Pratowo. Dalam perjalanan menuju mobilnya, Reza berpapasan dengan Andes di dekat parkiran. Pandangannya langsung tertuju pada sepatu Andes yang sudah lusuh dan sobek.
Tanpa ragu, Reza menghentikan langkahnya, menyapa Andes, lalu mengajak berbincang. Melihat kondisi sepatu yang memprihatinkan, ia segera mengeluarkan uang dari sakunya. Uang itu diserahkan langsung kepada Andes untuk membeli sepatu baru.
Namun, yang membuat suasana menjadi haru, Reza kemudian melepas sepatu yang tengah dipakainya sendiri dan mempersilakan Andes untuk mencobanya.
Suasana di sekitar seketika menjadi emosional. Andes Puntaka tak kuasa menahan tangis haru, sementara sejumlah guru yang menyaksikan langsung pun tampak menitikkan air mata. Dengan suara terbata, Andes mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya bersyukur sekali, tidak menyangka bisa dapat perhatian sebesar ini,” ujarnya pelan.
Sebelum meninggalkan sekolah, Reza tak lupa menyemangati Andes agar terus berjuang dalam pendidikan. “Harus semangat dalam belajar, jangan pernah menyerah. Pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depanmu,” pesan Reza dari balik jendela mobil dinasnya.
Aksi kecil penuh makna itu langsung memantik gelombang pujian di dunia maya. Warganet ramai-ramai mengapresiasi langkah empatik Reza, yang dinilai mencerminkan kepemimpinan yang tulus dan membumi. “Salut untuk Pak Reza, pemimpin sejati itu yang hadir langsung di tengah rakyat dan peduli tanpa pencitraan,” tulis seorang pengguna.
Komentar serupa juga mengalir deras, “Momen yang bikin air mata jatuh. Semoga makin banyak pemimpin seperti ini.” Warganet menilai aksi tersebut menjadi contoh bahwa sentuhan kemanusiaan dalam dunia pendidikan jauh lebih bermakna dari sekadar teknologi dan infrastruktur.
















Tinggalkan Balasan