Logika Publik

Cerdas Mencerdaskan

Predikat “Sangat Baik” untuk Disdik Kalteng, Cerminan Kinerja yang Kian Terukur

Plt. Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo. (foto Istimewa)

Palangka Raya — Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) kembali menorehkan hasil positif dalam Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2024. Dengan nilai akhir 73,80, Disdik resmi mengantongi predikat Sangat Baik (BB), naik dari capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 71,10.

Peningkatan tersebut tidak hanya mencerminkan kepatuhan administratif, tetapi juga menunjukkan adanya perbaikan dalam tata kelola kinerja pendidikan. Komponen pengukuran kinerja menjadi penopang utama dalam peningkatan ini, dengan skor 20,45 dari bobot maksimal 30, menandakan semakin kuatnya pemanfaatan data untuk pengambilan kebijakan.

Capaian kinerja ini turut didukung oleh beberapa indikator bidang pendidikan. Tingkat partisipasi murni SMA/SMK bahkan melampaui target, mencapai 70,61 persen dari yang ditetapkan sebesar 68,67 persen. Sementara angka melek huruf di Kalimantan Tengah berada di kisaran sangat tinggi, yaitu 98,83 persen.

Namun tidak semua indikator langsung mencapai target. Rerata lama sekolah masih berada di angka 8,81 tahun dari target 10,5 tahun, dan partisipasi kasar siswa SMA/SMK tercatat 83,51 persen dari target 86,20 persen. Meski begitu, mayoritas indikator menunjukkan tren yang konsisten naik.

Plt. Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan bahwa capaian ini bukan titik akhir, melainkan batu loncatan untuk kerja yang lebih terarah dan terukur.

“Kami bersyukur atas predikat Sangat Baik ini. Namun capaian ini bukan akhir, melainkan motivasi untuk lebih baik lagi. Evaluasi ini menunjukkan bahwa perencanaan dan pelaksanaan program pendidikan kita sudah mulai terintegrasi dengan baik, dan kami akan terus memperbaikinya,” ujar Reza di Ruang  kerjanya, Rabu 25 juni 2025.

Reza juga memastikan pihaknya segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari Inspektorat. Evaluasi internal akan diperkuat, dan pelaporan kinerja akan diarahkan menjadi alat pengendali program, bukan sekadar dokumen pelengkap.

“Kami ingin semua pegawai benar-benar memahami target-target kinerja yang sudah direncanakan dan ikut berperan dalam mencapainya. Pemantauan terhadap rencana aksi juga akan kami perkuat agar setiap langkah bisa terukur dan berkelanjutan,” tambah Reza.

Ia menyebut, dukungan dari Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo sangat penting dalam memastikan keberlanjutan program pendidikan di Kalimantan Tengah. Sistem akuntabilitas yang kuat, menurutnya, akan menjadi fondasi bagi pendidikan yang merata dan berkualitas.

(Jv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini