Logika Publik

Cerdas Mencerdaskan

Gubernur Agustiar Sabran Mengajar 97.000 Siswa se-Kalteng

Gubernur Agustiar didampingi oleh Wakil Gubernur H. Edy Pratowo dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo.

Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, mencatatkan sejarah baru dalam dunia pendidikan dengan mengajar langsung 97.000 siswa SMA/SMK dan SKH dari 422 sekolah secara serentak pada Senin (26/5) Program bertajuk Pak Agustiar Mengajar ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan sebagai bagian dari inovasi pembelajaran digital berbasis hybrid learning.

Mengajar dari ruang kerjanya di Palangka Raya dan disiarkan secara langsung melalui Zoom Meeting, Gubernur Agustiar didampingi oleh Wakil Gubernur H. Edy Pratowo dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo. Kegiatan ini mengusung tema “Belajar Hal-Hal Inspiratif secara Interaktif” dan berhasil menjangkau ribuan siswa dari berbagai pelosok Kalteng.

Dalam sesi pembelajarannya, Agustiar menyampaikan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk generasi unggul Kalteng. “Pelajar Kalteng harus memiliki adab dan sopan santun, berfikir kritis dan kreatif, menjaga karakter luhur Dayak, serta mengasah keterampilan masa depan,” tegasnya di hadapan siswa dan guru dari seluruh wilayah provinsi.

Gubernur juga menekankan bahwa tidak boleh ada anak Kalteng yang tertinggal dalam hal pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. “Tidak boleh ada anak Kalteng yang tidak bisa sekolah, tidak bisa berobat, atau tidak bisa makan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Agustiar turut menyoroti pentingnya penggabungan metode tradisional dengan teknologi digital dalam proses pembelajaran. “Kita harus kolaborasikan cara lama dan baru. Misalnya papan tulis interaktif menggantikan kapur, tapi tetap mempertahankan pendekatan konvensional agar siswa tetap kreatif dan inovatif,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada para siswa untuk menghindari berbagai hal negatif jika ingin sukses. “Jangan melakukan pergaulan bebas, jangan menggunakan narkoba, jangan minum minuman keras, jangan merokok, jangan plin-plan, memiliki karakter, punya attitude, harus konsisten, harus patuh kepada orang tua dan guru, sama teman harus saling menghormati, dan beretika,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Edy Pratowo menyebutkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi program pendidikan unggulan, seperti Sekolah Gratis dan Kuliah Gratis. “Kami telah bekerja sama dengan 32 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, untuk memastikan setiap anak Kalteng punya peluang kuliah tanpa beban biaya,” tutur Edy.

Plt. Kadisdik Muhammad Reza Prabowo menambahkan bahwa program Pak Agustiar Mengajar akan menjadi agenda rutin bulanan, serta bagian dari transformasi pendidikan melalui Kelas Digital Huma Betang. “Dengan manajemen digital ini, tidak hanya mendukung proses pembelajaran, tapi juga mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi di Kalimantan Tengah,” pungkas Reza.

(jv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini